Fungsi parameter pada sebuah function

Apa itu Parameter?


Berbicara tentang parameter, tidak mungkin kita tidak membahas function. Ya, parameter biasanya sering kita temui berdampingan bersama function. Contoh :  

  1.  
  2. function hitungSaldo($saldo_awal, $total_belanja) {
  3. //code here
  4. }
  5.  
  6.  

Lalu parameter itu apasih?

Parameter adalah sebuah nilai yang dikirimkan untuk menjalankan suatu fungsi (function). Nilai dikirimkan kepada function untuk dioperasikan didalam function tersebut. Parameter dideklarasikan didalam kurung setelah nama function dituliskan. Namun sebuah function juga dapat dikosongkan jika seorang programmer tidak menghendaki pemrosesan data dari parameter. Itu adalah pengertian yang kita lihat dari sisi pengeksekusi. Namun jika kita lihat dari sisi function itu sendiri, parameter merupakan sebuah syarat (nilai) yang harus disertakan saat ingin mengakses function tersebut. Agar tidak semakin bingung, kita masuk ke contoh saja.

1. Parameter dilihat dari sisi pengeksekusi.
Pada kasus ini saya mempunyai sebuah function bernama hitungSaldo yang berfungsi untuk menghitung sisa saldo atm. Nilai yang saya punya yaitu $saldo_awal dan $total_belanja. Saya ingin mengirimkan kedua nilai tersebut agar diproses oleh function hitungSaldo agar menghasilkan suatu nilai yang saya inginkan. Contoh :

  1. $saldo_awal = 10000;
  2. $total_belanja = 8000;
  3.  
  4. hitungSaldo();
  5.  
  6.   function hitungSaldo($saldo_awal, $total_belanja) {
  7.     $saldo_akhir = $saldo_awal - $total_belanja;
  8.     echo($saldo_akhir);
  9.   }
  10.  

 

Penjelasan : 

  1. $saldo_awal = 10000;
  2. $total_belanja = 8000;

Kedua baris diatas adalah variabel yang kita buat. Kalau kita terjemahkan kedalam bahasa manusia jadinya akan seperti ini : "buat variable dengan nama saldo_awal, isi dengan nilai 10000" berlaku untuk baris berikutnya. 

 

  1. hitungSaldo($saldo_awal, $total_belanja);

Kita mengeksekusi function hitungSaldo dengan mengirimkan nilai $saldo_awal dan $total_belanja. Cara mengirimkan nilainya cukup dengan memasukkan nama variable kedalam tanda kurung. Kode tersebut bisa kita terjemahkan menjadi seperti ini: "hei function hitungSaldo, tolong proses nilai $saldo_awal dan $total_belanja" notes: nilai $saldo_awal dan $total_belanja diambil dari variable yang dibuat sebelumnya.

 

  1.   function hitungSaldo($saldo_awal, $total_belanja) {

Code diatas merupakan function yang kita buat untuk melakukan perintah baris sebelumnya. Disini kita sediakan wadah untuk menampung kiriman nilai dari baris sebelumnya. Wadah nilainya juga kita letakkan didalam tanda kurung yang kita beri nama ($saldo_awal, $total_belanja). Kode tersebut bisa terjemahkan menjadi seperti ini : "function hitungSaldo dengan wadah parameter yang diberi nama $saldo awal dan $total_belanja". 

 

  1. $saldo_akhir = $saldo_awal - $total_belanja;
  2. echo($saldo_akhir);
  3.  

Kedua baris ini adalah perintah yang akan dilakukan ketika function hitungSaldo dipanggil. Kode tersebut bisa kita terjemahkan menjadi seperti ini: "ketika function hitung saldo dipanggil maka buat variable baru dengan nama $saldo_akhir yang diisi dengan nilai $saldo_awal yang dikurangi dengan $total_belanja. kemudian setelah proses selesai, echo / tampilkan ke layar nilai yang ada di variable $saldo_akhir"

 

2. Parameter dilihat dari sisi parameter
Mungkin sedikit terlihat membingungkan, tapi mari kita pelajari dengan perlahan.
Masih dengan contoh function hitungSaldo, tapi sekarang coba kita terjemahkan pengertian parameter dari sisi function. Contoh :

  1. $saldo_awal = 10000;
  2. $total_belanja = 8000;
  3.  
  4. hitungSaldo($saldo_awal, $total_belanja);
  5.  
  6.   function hitungSaldo($saldo_awal, $total_belanja) {
  7.     $saldo_akhir = $saldo_awal - $total_belanja;
  8.     echo($saldo_akhir);
  9.   }
  10.  

 

Penjelasan :
Untuk mempersingkat penjelasannya, mari kita fokus pada perbedaannya saja.
Perhatikan pada bagian dibawah ini :

 

  1.   function hitungSaldo($saldo_awal, $total_belanja) {

pada baris ini dapat kita artikan parameter merupakan sebuah syarat yang harus dipenuhi oleh siapapun yang ingin menjalankan function hitungSaldo. 
Masih bingung? Kita coba terjemahkan menjadi bahasa manusia :

function hitungSaldo seolah-olah sedang berkata seperti ini “Hai siapapun kalian yang ingin memerintahkan aku mengerjakan sesuatu, kalian harus memberikan aku nilai $saldo_awal dan $total_belanja. Jika tidak, perintah kalian tidak akan aku kerjakan!

Mau bukti? Mari kita coba kedalam editor dan lihat apa yang terjadi jika syarat yang diminta oleh function hitungSaldo tidak kita penuhi.

 

Kata kunci pesan error yang tampil pada gambar diatas adalah "Uncought Argument" maksudnya adalah function tersebut tidak berhasil menangkap apapun padahal dia sudah menyediakan wadah berupa $saldo_awal dan $saldo_akhir yang dideklarasikan didalam kurung. Penjelasan sederhananya seperti itu, tapi saya yakin setiap programmer punya bahasanya sendiri untuk menerjemahkan pesan error yang mereka dapatkan.

Sudah paham sekarang? Kalau kamu masih bingung, coba baca ulang dan pahami dengan perlahan artikel ini dari baris pertama. Jangan terburu-buru dan nikmati apa yang kamu pelajari.

Kesimpulan : 
Parameter merupakan sebuah nilai yang kita kirimkan saat kita menjalankan suatu function. Atau bisa juga diartikan sebagai syarat yang diberikan oleh suatu function jika siapapun ingin memerintahkan sesuatu kepada dirinya. 

Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca blog yang lain   Disini

Sampai bertemu di artikel yang lain dan #BiarkanCodeYangBicara

Daftar isi PHP :
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Leave a Comment (Not Available)

Post Comment